Ramadani Agung, Badak Putih yang Jadi Penghuni Baru Taman Safari Bogor di Bulan Ramadan 2023
By Editor Bogor II
bogorpromo  |  Sat - April 8, 2023 2:12 pm  |  Article Hits:5715  |  A+ | a-
Jansen Manansang dan Letjen Dodik Widjanarko saat meninjau anakan Badak Putih, Ramadani Agung.(*)
Jansen Manansang dan Letjen Dodik Widjanarko saat meninjau anakan Badak Putih, Ramadani Agung.(*)
BOGOR- Taman Safari Bogor menyambut gembira penghuni baru di Bulan Ramadan 2023. Adalah Juma, Badak Putih Afrika yang melahirkan anakan baru pada Jumat (7/4/2023) sekitar pukul 19:59 WIB.

“Kita namai Ramadani Jumat Agung (Raja), karena lahir di Bulan Suci Ramadan 2023 tepat saat perayaan Jumat Agung,” ungkap Ketua Dewan Pembina Yayasan Badak Indonesia (YABI), Letjen TNI (Purn) Dodik Widjanarko, di sela kunjungan langsung ke penangkaran Badak Putih Taman Safari Bogor, Sabtu (8/4/2023).

Dodik juga menegaskan komitmen YABI dengan dukungan penuh Taman Safari Bogor untuk terus melestarikan ekosistem dan populasi badak di Indonesia.

“Ini menjadi berita besar bagi Indonesia karena populasi badak di Indonesia saat ini juga masuk dalam kategori rawan kepunahan. Dan tiga bulan mendatang ada kabar baik lagi, Badak Sumatera di Waykambas akan lahir lagi. Kini usia kandungannya sudah hampir mendekati masa lahir,” ungkapnya.


Ramadani Agung lahir dari indukan Badak Putih Afrika bernama Juma yang usianya sudah menyentuh 20 tahun. Ini adalah hasil perkawinan langsung dengan induk jantan bernama Merdeka yang usianya juga sudah 20 tahunan.

“Kami berharap kecintaan masyarakat Indonesia terhadap badak terus meningkat. Kami mengharap dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat agar terus mendukung upaya pelestarian Badak, khususnya Badak Sumatera dan Badak Jawa,” ungkap Ketua Umum YABI yang juga Founder Taman Safari Bogor, Jansens Manansang, saat meninjau langsung Ramadani Agung di penangkaran Badak Taman Safari Bogor, Sabtu (8/4/2023).

Jansens menegaskan, komitmen Taman Safari Bogor dalam melestarikan dan menjaga populasi Badak Putih terus dilakukan dengan berbagai cara.

“Kami siapkan beberapa strategi selain perkawinan alami. Ini kami lakukan untuk terus mempertahankan populasi badak di Tanah Air agar anak cucu kita bisa melihat bagaimana wujud dan bentuk satwa badak ini turun-temurun,” tegas Jansens.


Di tempat yang sama, Head of Medical Animal Taman Safari Indonesia, drh. Bongot Huaso Mulia., MSc., mengatakan masa kandungan badak Ramadani Agung ini hampir genap 16 bulan sebelum lahir. Kondisinya sangat sehat bugar. Dengan lahirnya Ramadani ini, kata Bongot, maka genap ada 6 ekor Badak Putih Afrika di Taman Safari Bogor.

“Satu jam setelah lahir langsung berdiri dan menyusui induknya yakni Juma. Ini kondisi yang tidak biasa. Lebih cerdas dari kakaknya, Asyifa yang usianya kini sudah menginjak tiga tahun,” terang Bongot.

Selanjutnya, kata Bongot, proses penyesuaian dan perawatan anakan Ramadani Agung akan dilakukan dengan pengawasan dan monitoring ketat keeper dan tim medis Taman Safari Bogor.

“Kita standby 24 jam untuk memantau pertumbuhannya. Berikut penyediaan makanan yang bergizi serta asupan susu alami dari indukan tetap menjadi perhatian utama kami,” tandasnya. (Humas TSI Bogor/*)
COMMENTS (0)
CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Refresh Image
Please, type the capital of United Kingdom below to prove you are not a spambot?
*
* - Required fields
Top