Gandeng Leibniz-IZW Jerman dan IPB, TSI Bogor Evaluasi Status Reproduksi Badak Putih, Harimau Sumatera dan Gajah Sumatera
By Editor Bogor II
bogorpromo  |  Wed - November 30, 2022 7:40 pm  |  Article Hits:10650  |  A+ | a-
Para peneliti dari Leibniz-IZW dan IPB mengevaluasi status reproduksi bagi satwa liar di TSI Bogor.
Para peneliti dari Leibniz-IZW dan IPB mengevaluasi status reproduksi bagi satwa liar di TSI Bogor.
BOGOR- Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor melakukan uji dan evaluasi  pemeriksaan status reproduksi satwa liar yakni antara lain badak putih afrika, harimau sumatera  dan gajah sumatera, Selasa (29/11/2022). Langkah strategis ini dilakukan dengan bersama Leibniz Institute for Zoo and Wildlife Research (Leibniz-IZW) dan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor Sekolah Kedokteran Hewan Bogor (SKHB IPB University). 


Program ini sekaligus membangun capacity building dari tim Dokter Hewan Badak dari Lampung, Aceh dan Kalimantan dibawah Direktorat Kenaekaragaman Hayati dan Sumber Daya Genetik (KKHSG) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) .

“TSI adalah bagian dari Mitra Badak Nasional dan evaluasi status reproduksi ini merupakan bagian dari training Assisted Reproduction Technology (ART)/ Teknologi Reproduksi Berbatuan Pada Satwa liar melalui pemeriksaan saluran reproduksi satwa liar betina dan koleksi, pemeriksaan dan penyimpanan material genetik," ungkap salah satu anggota Indonesian Expert Advisory Board Sumatran Rhino Rescue-IUCN sekaligus Dokter Hewan Taman Safari Indonesia,  Drh. Bongot Huaso Mulia M.Si, Selasa (29/11/2022). 


Bongot menjelaskan, saat ini di TSI Bogor terdapat 5 ekor badak putih afrika. Evaluasi status reproduksi kali ini dilakukan terhadap Nikeli (badak jantan) yang berumur 33 tahun dan Rimba (badan betina) yang berumur 20 tahun. 

“Untuk satwa liar memang kita fokus lakukan evaluasi status reproduksi dibanding satwa domestik. Kita berharap dengan langkah strategis ini perkembangbiakan satwa-satwa liar yang statusnya terancam punah bisa termonitor dengan baik,” tandas Bongot. 

TSI, kata Bongot, berupaya melakukan monitoring penuh terhadap kesehatan medis semua satwanya, baik domestik maupun satwa liar. Ini dilakukan sebagai bentuk upaya konservasi dan learning center untuk kebutuhan riset dan penelitian. (*)

(Humas TSI Bogor/*)

#TamanSafariIndonesia #TSIBogor 
#KonservasiAlam #SahabatSatwa 
#SalamLestari #LindungiSatwaIndonesia 
COMMENTS (0)
CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Refresh Image
Please, type the capital of United Kingdom below to prove you are not a spambot?
*
* - Required fields
Top