Bali Safari & Marine Park Melepaskan Kembali Bonbon, Orangutan yang Disita, ke Alam Liar
By Fajar
IND  |  Wed - December 18, 2019 2:03 am  |  Article Hits:219  |  A+ | a-

TRIBUN-BALI.COM - Orangutan merupakan primata terbesar di Asia yang menjadi ikon primata Indonesia.Terdapat tiga spesies orangutan, yaitu Orangutan Kalimantan (Pongo pypmaeus), Orangutan Sumatra (Ponpo ate/he dan Orangutan Tapanuli Ponpo tapanuliensis).

Namun, status populasi ketiga spesies orangutan terus menurun. Berdasarkan data dari IUCN Red List, Orangutan termasuk dalam kategori cr/I/ca//y endangered.

Apabila penurunan populasi terus terjadi tanpa adanya upaya dan komitmen bersama untuk penyelamatan orangutan, maka spesies ini akan menghadapi kepunahan.

Penurunan populasi disebabkan oleh perusakan habitat dan perburuan liar. Banyak indukan orangutan diburu untuk mendapatkan bayinya sehingga dapat diperdagangkan sebagai satwa peliharaan.

Belum lama ini yaitu pada 23 Maret 2019, penyelundupan bayi Orangutan Sumatra berumur 2 tahun berhasil digagalkan pihak otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama BKSDA Bali (Balai Konservasi Sumber Day a Alam).

Bali Safari sebuah lembaga konservasi yang menjadi bagian dari Taman Safari Indonesia Group turut bekerja sama dengan BKSDA dalam upaya penyelamatan bayi orangutan tersebut sebagai bentuk komitmen tinggi terhadap konservasi satwa.

Sementara menunggu investigasi dan proses peradilan selesai, BKSDA menitipkan orangutan yang bernama Bonbon tersebut di Bali Safari karena dianggap memiliki tenaga dan fasilitas terbaik untuk perawatan Orangutan.
Semenjak itu, Bonbon berada di Bali Safari dan berhasil pulih dari trauma dan tumbuh sehat berkat perawatan intensif serta dedikasi dokter hewan dan keeper yang merawatnya.

Bonbon menjadi salah satu ikon keberhasilan penyelamatan orangutan yang dilakukan oleh Bali Safari bersama BKSDA.

Saat ia bermain dengan bayi orangutan lainnya George dan Cherry, begitu banyak orang yang menyayanginya.
"Akan tetapi sekarang saatnya bagi kita untuk berpisah dengan Bonbon karena pada 17 Desember 2019 Bonbon akan dibawa kembali ke habitat aslinya di Sumatra dengan harapan bisa dilepaskan ke alam liar."

"Walaupun sedih melihat Bonbon harus pergi, Bali Safari tetap berharap yang terbaik untuk petualangan Bonbon yang baru di habitat aslinya" ujar Senior Veterinarian, drh. Yohana Kusumaningtyas.

Sebagai kado terakhir untuk Bonbon, pada hari Senin, 16 Desember 2019 Bali Safari mengadakan acara perpisahan untuknya.

Jangan lewatkan momen berharga untuk memberikan semangat pada Bonbon sehingga ia bisa kembali ke habitatnya dengan lancar dan mampu berkembang biak nantinya.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Bali Safari & Marine Park Melepaskan Kembali Bonbon, Orangutan yang Disita, ke Alam Liar, https://bali.tribunnews.com/2019/12/17/bali-safari-marine-park-melepaskan-kembali-bonbon-orangutan-yang-disita-ke-alam-liar.

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri

COMMENTS (0)
CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Refresh Image
Please, type the capital of United Kingdom below to prove you are not a spambot?
*
* - Required fields
Top