Baby Kuda Nil Kerdil yang Menggemaskan di Bali Safari!
By Fajar
IND  |  Mon - November 18, 2019 3:53 am  |  Article Hits:262  |  A+ | a-
Tingkah laku bayi di mana-mana memang selalu lucu dan menggemaskan, ya. Begitu pula dengan bayi satwa. Apa lagi, bayi kuda nil kerdil (pygmy hippopotamus) di Bali Safari & Marine Park (BSMP) ini.

Baby pygmy hippo berjenis kelamin jantan ini lahir pada Rabu, 31 Juli 2019 lalu. Ia lahir dari pasangan, induk bernama Fitriani dan pejantan bernama Bono. Saat lahir, bobot tubuhnya mencapai 5 kg. ia pun nampak sehat dalam proses perkembangannya. Sebulan setelah kelahiran, berat tubuhnya melonjak naik menyentuh angka 15 kg. itu pertanda baby yang belum diberi nama ini tergolong sehat.

Kelahiran bayi kuda nil kerdi tersebut merupakan yang pertama kali di BSMP. “Kami sangat bangga dengan keberhasilan breeding dari satwa yang tergolong langka ini,” ucap Inneke, Marcomm Manager BSMP. Oleh karena itu, segenap individu di BSMP sangat antusias dengan keberhasilan kelahiran baby kuda nil ini.

Saat ini, baby kuda nil masih berada dalam perawatan langsung dari induknya. Fitriani, sang induk pun terlihat sangat sayang dan mampu merawatnya dengan baik. Ia selalu berada dekat dengan babynya tersebut. Menurut Inneke, tim medis BSMP secara rutin melakukan pemantauan dan mencatat segala aktivitas induk dan anaknya. Pemantauan itu ditunjang dengan kamera cctv yang sengaja dipasang di dalam exhibit kuda nil.

Pengawasan akan terus dilakukan hingga si baby bisa hidup mandiri dan mampu mengonsumsi makanan padat. Tak hanya itu, tim BSMP juga mengawasi si induk, supaya memastikan ia makan dengan baik sekaligus memberi anaknya dengan cukup ASI.

Pygmy hippopotamus atau kuda nil kerdil merupakan sepupu dari hippopotamus asal Afrka Barat. Tingginya hanya setengah dari hippopotamus. Sedangkan berat tubuhnya hanya seperempat dari hippopotamus. Pygmy hippo termasuk satwa nokturnal dan tertutup. Mereka biasa hidup sendiri atau berpasangan. Meski termasuk satwa liar, pygmy hippo tidak agresif. Bahkan, mereka cenderung mengabaikan kehadiran satwa-satwa lain. Kendati begitu, pygmy hippo berperilaku sangat teritorial. Artinya, mereka akan mempertahankan wilayahnya masing-masing.

Untuk menandai jalur di habitat aslinya, pygmy hippo selalu menyebarkan kotoran dan mengibaskan ekor mereka saat buang air besar. Masa kehamilan induk pygmy hippo, sekitar 190-210 hari atau 6-7 bulan. Biasanya, bayi kuda nil kerdil ini akan selalu berada dekat induknya selama 8 bulan. Jika sang induk tengah mencari makan, maka si bayi akan bersembunyi di dekat air demi berlindung dari pemangsa. Bayi kuda nil kerdil memasuki usia dewasa saat menginjak 5 tahun. Rata-rata usianya sekitar 30-50 tahun. Kuda nil kerdil termasuk satwa pemakan tumbuh-tumbuhan.

Habitat asli kuda nil kerdil berada di sekitar hutan berawa. Sebagian besar waktu mereka dihabiskan di dalam sungai, untuk menjaga kelembaban kulitnya. Diperkirakan, hanya tersisa sekitar 2 ribu ekor yang masih hidup di habitat asli. Oleh karena itu, mereka termasuk ke dalam daftar merah satwa-satwa yang terancam punah. Dengan adanya keberhasilan BSMP mengembangbiakkan pygmy hippo, maka salah satu unit Taman Safari Indonesia (TSI) Group tersebut telah ikut membantu mencegah kepunahan satwa asal benua Afrika ini. (fjr/tsi)      
Top