Taman Safari Indonesia Jalankan Program Konservasi Elang Jawa yang Hampir Punah
By Fajar
IND  |  Wed - April 10, 2019 6:59 am  |  Article Hits:309  |  A+ | a-
Tahukah Anda bahwa keanekaragaman hayati Indonesia menempati nomor dua di dunia, baik flora dan faunanya? Nah, salah satu satwa endemik Indonesia yang juga menjadi kebanggaan adalah elang Jawa (nisaetus bartelsi).

Apalagi sebenarnya elang Jawa ini adalah gambaran dari burung Garuda, lambang negara Indonesia. Sayangnya, populasi elang Jawa makin memperihatinkan. Satwa endemik yang hanya bisa ditemui di pulau Jawa ini hanya menyisakan 300-500 ekor saja. Kecenderungan dari tahun ke tahun, jumlahnya terus menurun dan terancam punah.

Pada dasarnya, elang Jawa sudah ditetapkan sebagai spesies yang dilindungi sejak tahun 1993 melalui Keppres No. 4 Tahun 1993. Taman Safari Indonesia (TSI) Group sebagai lembaga konservasi sadar akan ancaman punah elang Jawa. Oleh karena itu, TSI gencar lakukan konservasi satwa endemik pulau Jawa ini sejak tahun 2000.

TSI juga terbuka dengan bantuan dari pihak luar dalam menyukseskan konservasi elang Jawa. Pada tahun 2018, TSI telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Smelting dalam mengembangkan program konservasi elang Jawa. Bantuan berupa dana tersebut diperuntukkan untuk pembangunan habitat buatan di TSI Bogor.

Selain itu, baru-baru ini TSI juga melakukan kerjasama dengan PT Hino Indonesia, perusahaan pembuat truk dan bus. Kerjasama tersebut berupa bantuan untuk pengembangbiakkan (breeding) dan penelitian reproduksi elang Jawa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah populasi elang Jawa. Nota kesepahaman antara kedua pihak ditandatangani pada 29 Maret 2019 lalu.

TSI berharap dengan banyaknya bantuan dari pihak swasta, populasi elang Jawa bisa diselamatkan demi keberlangsungan spesies endemik yang unik dari Indonesia ini. Sesuai dengan cita-cita mulia TSI yang ingin menjaga kelestarian satwa-satwa liar yang terancam punah. (fjr)       
Top