Menyambut Global Tiger Day , Taman Safari Prigen Merilis Isyana dan Aura
By editor
prigenpromo  |  Mon - September 13, 2021 6:34 am  |  Article Hits:10  |  A+ | a-
Isyana dan Aura, Taman Safari Prigen
Isyana dan Aura, Taman Safari Prigen
Peringatan Global Tiger Day yang jatuh setiap 29 Juli, dirayakan dengan kabar bahagia di Taman Safari Prigen (TSP). TSP merilis dua ekor anakan Harimau Sumatera berjenis kelamin betina yang kemudian diberi nama Isyana dan Aura. Nama Isyana diberikan langsung oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf. Artinya dalam sejarah Kabupaten Pasuruan adalah salah satu nama dinasti yang pernah menguasai Pasuruan, pada zaman kerajaan Kalingga. Sedangkan, nama Aura terpilih dari hasil usulan publik yang dikirimkan melalui email official TSP. Dari 100 usulan nama, terpilih Aura yang berarti bebas hidup tanpa tekanan dan bisa membawa aura positif karena menjadi anakan pertama.  

Curator Life Science Taman Safari Prigen, drh Ivan Chandra mengatakan Harimau Sumatera ini lahir pada 4 Mei 2021 dengan proses normal. Mereka lahir dari indukan bernama Praja dan Dini. “Saat ini kedua bayi dirawat oleh sang induk. Setiap harinya keeper membantu untuk berjemur dari sinar matahari selama satu jam per harinya. Sedangkan induknya diberikan moloco sebagai pelancar ASI,” jelasnya. 

General Manager TSP dan Baobab Safari Resort, Diaz Yonadie menuturkan dengan adanya breeding success terutama satwa endemic Indonesia menjadi bukti bahwa TSP selalu berkomitmen dalam konservasi satwa. “TSP selalu berkomitmen dalam konservasi dengan merawat satwa-satwa yang ada,” tuturnya. 
 
Sebagai informasi, ada sembilan sub species harimau di dunia, yaitu Harimau Jawa, Bali, Kaspia, Sumatera, Benggala, Siberia, Malaya, China Selatan dan Indochina. Tiga di antaranya telah punah yaitu Harimau Bali, Harimau Jawa dan Harimau Kaspia.
Manager Edukasi TSP, Eko Windarto menambahkan Harimau Sumatera masuk dalam status Kritis (Critically Endangered). Berdasarkan data tahun 2004, jumlah populasi Harimau Sumatera di alam bebas hanya sekitar 400 individu saja.
 
Harimau Sumatera menghadapi dua jenis ancaman untuk bertahan hidup. Pertama, mereka kehilangan habitat karena tingginya laju deforestasi dan terancam oleh perdagangan ilegal dimana bagian-bagian tubuhnya diperjualbelikan dengan harga tinggi di pasar gelap untuk obat-obatan tradisional, perhiasan, jimat, dan dekorasi. Sedangkan ancaman kedua terjadi di alam liar, Harimau Sumatera hanya dapat ditemukan di Pulau Sumatera, Indonesia. Sementara semakin hari, habitat aslinya pun terusik dengan adanya pengalihan lahan hutan menjadi bisnis yang dinilai menguntungkan oleh oknum.
 
Dengan event Global Tiger Day ini, maka Taman Safari Prigen ikut berkomitmen dalam pelestarian harimau dengan adanya dua species harimau yakni Harimau Sumatera dan Benggala. Sebagai Lembaga Konservasi, TSP mempunyai fungsi utama pengembangbiakan terkontrol dan/atau penyelamatan satwa dengan tetap mempertahankan kemurnian jenisnya. 

Mau berjumpa dengan Isyana dan Aura secara langsung? Pesan tiket Taman Safari Prigen sekarang juga!
 
Top