#timetosafari, Bersiaplah untuk ‘New Normal’ Safari di Taman Safari Bogor!
By Fajar
IND  |  Mon - June 15, 2020 9:39 am  |  Article Hits:4116  |  A+ | a-
Yang akhrnya ditunggu-tunggu, tiba juga, Ya, Taman Safari Bogor kembali dibuka untuk umum pada Senin, 15 Juni 2020 ini, setelah hampir 3 bulan ditutup sementara untuk mencegah penyebaran COVID-19. Bedanya, kali ini akan dibarengi dengan prosedur ‘The New Normal’.

Penyebaran COVID-19 mungkin belum usai 100 persen. Kita masih tetap wajib mewaspadai Virus Corona ini. Oleh karena itu, kami selaku manajemen Taman Safari Indonesia (TSI) Group menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan dari Pemerintah. Protokol kesehatan yang lantas dikenal sebagai ‘New Normal’ ini menjadi acuan bagi seluruh unit TSI Group (Taman Safari Bogor, Taman Safari Prigen, Bali Safari Park, dan Batang Dolphins Center) dalam memberikan jaminan kesehatan dan kenyamanan para pengunjung.

Seiring dengan akan dibukanya kembali Taman Safari Bogor, kami juga meluncurkan kampanye #timetosafari, sebuah ajakan kepada masyarakat yang ingin mengobati kerinduannya terhadap satwa-satwa di Taman Safari Bogor. “#timetosafari adalah ajakan dari kami bagi masyarakat yang ingin berkunjung kembali ke Taman Safari Bogor, sekaligus menunjukkan bahwa kami benar-benar sudah siap menerapkan protokol kesehatan ‘The New Normal’ demi keamanan dan kenyamanan pengunjung,” ujar Emeraldo Parengkuan, General Manager Taman Safari Bogor.  

Ada 3 (tiga) poin yang menjadi prioritas bagi pengunjung. Pertama, protokol kesehatan dan kebersihan di seluruh area Taman Safari Bogor. Beberapa penerapannya berupa; mewajibkan setiap karyawan menggunakan masker, face shield serta sarung tangan, pengukuran suhu tubuh bagi setiap orang (karyawan dan pengunjung) yang memasuki area Taman Safari Bogor maksimal 37,5 derajat Celsius, penyemprotan disinfektan ke setiap kendaraan yang akan masuk, mewajibkan setiap pengunjung mengenakan masker, dan menyediakan carian pembersih tangan atau sabun tangan di tiap sudut area.

Tak hanya itu, kami meminimalisir kontak fisik antara staff dan pengunjung, atau pun antar satu pengunjung dengan pengunjung lainnya. Dalam hal bertransaksi, kami menghimbau pengunjung untuk melakukan pembayaran non tunai (berbasis QR Code) mulai dari loket masuk, restoran, dan outlet-outlet di dalam area. Kami juga membatasi jumlah pengunjung hingga 50 persen di area-area publik, seperti shelter, kereta atau bus, dan kendaraan pribadi pengunjung.

Kedua, Taman Safari Bogor juga menerapkan ‘The New Normal’ pada setiap pertunjukan edukasi satwa. Di bangku penonton, ada pembatasan jumlah orang yang sudah diberi tanda pada bangku dengan tanda silang. Setiap bangku di area publik pun rutin disemprot dengan cairan disinfektan. Begitu pula dengan area restoran yang dibuat sedemikian rupa agar ada jarak minimal 1,5 meter antar-pengunjung.

Ketiga, pengawasan kesehatan dan kebersihan satwa-satwa. Sebagai Lembaga konservasi, tentunya kesehatan dan kesejahteraan satwa menjadi prioritas utama. Bahkan, selama penutupan 3 bulan pun, manajemen Taman Safari Bogor tetap memenuhi kebutuhan pakan dan menjaga kesehatan tiap satwa. Berkat donasi dari masyarakat melalui program #kitacintasatwa pula, kesejahteraan satwa tetap dijaga dengan baik.

Tim medis dan keeper (perawat satwa) secara rutin selalu memeriksa kondisi satwa. Tiap satwa yang memiliki keluhan kesehatan akan langsung ditangani secara medis, dan dikarantina secara terpisah untuk menghindari kontak atau penularan dengan satwa lain ataupun pengunjung.

“Tak perlu khawatir bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Taman Safari Bogor. Sebab, seluruh kegiatan operasional dan pelayanan dibuat sedemikian rupa agar sesuai dengan aturan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah,” ujar Emeraldo Parengkuan. #timetosafari, ayo saatnya kita berkunjung ke Taman Safari Bogor! (fjr/tsi)   
COMMENTS (0)
CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Refresh Image
Please, type the capital of United Kingdom below to prove you are not a spambot?
*
* - Required fields
Top