Yuk Kenalan dengan Covid, Anak Gajah yang Baru Lahir di Taman Safari Bogor!
By Fajar
IND  |  Thu - May 14, 2020 9:32 am  |  Article Hits:166  |  A+ | a-
Di tengah kesedihan akibat pandemi Covid-19 sekarang ini, ada kabar yang cukup menggembirakan dari Taman Safari Bogor. Yakni, kelahiran anak gajah yang lucu dan sehat.

Bayi gajah ini lahir pada 28 April 2020 lalu pukul 02.25 WIB. Proses kelahiran tersebut memang cukup mendebarkan. “Terpantau ari-arinya keluar pada pukul 04.13 WIB,” uajr Sodik, salah satu keeper (perawat satwa) yang ikut menyaksikan proses kelahiran. Si bayi gajah pun hadir jelang matahari terbit dengan sehat dan sempurna.

Karena kelahiran ini bertepatan dengan pandemi Covid-19, maka manajemen Taman Safari Bogor pun memutuskan untuk memberi nama Covid pada bayi gajah jantan yang lucu dan menggemaskan tersebut. Covid lahir dari pasangan; induk bernama Nina yang berusia 46 tahun dan pejantan bernama Kodir yang berusia 44 tahun. Kedua orang tua Covid ini berasal dari Riau. Dengan kehadiran Covid, maka total jumlah gajah di Taman Safari Bogor menjadi 51 ekor.

Kelahiran Covid juga menambah Panjang daftar kesuksesan Taman Safari Bogor dalam pengembangbiakkan satwa langka dan terancam punah. Beberapa waktu sebelumnya, Taman Safari Bogor juga telah mencatat prestasi dengan keberhasilan pengembangbiakkan burung Kasturi Raja, spesies burung langka yang berasal dari Papua.

"Keberhasilan dalam pengembangbiakan satwa melalui program konservasi saat ini, bukan hanya kelahiran mamalia besar saja. Tetapi ada beberapa satwa yang berhasil berkembang biak di antaranya burung Kasturi Raja yang tergolong langka," ujar Jansen Manansang, Direktur Taman Safari Indonesia.

Menurut Jansen Manansang, kelahiran satwa-satwa langka di Taman Safari Bogor menjadi pembuktian bahwa Taman Safari Bogor tetap memegang komitmennya sebagai sebuah Lembaga Konservasi yang bertanggungjawab menyelamatkan dan merawat satwa. Meski saat ditutup sementara akibat Covid-19 pun, Taman Safari Bogor tetap menjalankan peran sebagai lembaga konservasi.

“Kami tetap memprioritaskan kesejahteraan satwa, termasuk pakan, kesehatan dan perawatannya,” ungkap Jansen Manansang. Dengan tetap terjaganya perawatan dan kesejahteraan satwa tersebut, program pengembangbiakkan dapat berhasil dengan baik. Seperti yang terjadi pada Covid, si bayi gajah jantan dan Kasturi Raja. (fjr/tsi)          
COMMENTS (0)
CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Refresh Image
Please, type the capital of United Kingdom below to prove you are not a spambot?
*
* - Required fields
Top